Akar, Batang, dan Daun

LAPORAN

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas

Mata Pelajaran Biologi

 logo-smansa

Disusun Oleh :

KELOMPOK 6

Farida Indrastuti : 101110012

Sofyan Achmad F : 101110020

Tifany Nur Arifah : 101110022

PEMERINTAH KABUPATEN MAJALENGKA

SMA NEGERI 1 MAJALENGKA

Jalan. K.H. Abdul Halim No.113  0233-281220 Majalengka

Mengamati Struktur Akar,Batang,dan Daun

1.Tempat praktikum:Laboratorium SMA Negeri 1 Majalengka

2.Tanggal praktikum:Rabu,27 April 2011

3.Tujuan praktikum

  • Mengamati struktur akar monokotil dan dikotil
  • Mengamati struktur batang monokotil dan dikotil
  • Mengamati struktur potongan melintang dan membujur daun
  • Mengidentifikasikan jaringan yang menyusun akar dan batang
  • Mengamati struktur stomata
  • Membandingkan persamaan dan perbedaan struktur akar monokotil dan dikotil
  • Membandingkan persamaan dan perbedaan struktur batang monokotil dan dikotil

4.Kajian teoritis

      Organ pokok pada tumbuhan adalah akar,batang,dan daun.A kar tersusun dari jaringan epidermis,korteks,dan stele.Di dalam stele terdapat jaringan perisikel,berkas vaskuler,dan empulur,Batang tersusun dari jaringan epidermis,korteks,dan stele,Daun tersusun dari jaringan epidermis,mesofil,dan berkas vaskuler.Pada jaringan epidermis daun terdapat stomata yang berfungsi sebagai tempat terjadinya pertukaran gas.

Alat dan bahan

  • Preparat awetan akar monokotil
  • Preparat awetan akar dikotil
  • Preparat awetan batang monokotil
  • Preparat awetan batang dikotil
  • Daun Rhoeo discolor
  • Air
  • Mikroskop
  • Kaca objek
  • Kaca penutup
  • Pipet
  • Gelas beker
  • Silet yang masih baru

5.Cara kerja

  1. Persiapkan mikroskop,kaca objek,dan kaca penutup untuk pengamatan
  2. Isi gelas beker dengan air
  3. Ambil preparat awetan potongan melintang akar monokotil dan dikotil
  4. Letakan diatas meja objek lalu amati dengan perbesaran 10×10
  5. Gambar hasil pengamatan anda dan beri keterangan bagian-bagiannya
  6. Ambil preparat awetan potongan melintang batang monokotil dan dikotil
  7. Letakan diatas meja objek lalu amati 10×10
  8. Gambar hasil pengamatan anda dan beri keterangan bagian-bagiannya
  9. Ambil daun Rhoeo discolor kemudian potong(dengan menggunakan silet) secara melintang dari depan ke belakang sehingga memperoleh potongan yang sangat tipis
  10. Letakan hasil irisan di atas kaca objek,tetesi dengan air,dan tutup dengan kaca penutup
  11. Letakan diatas meja objek kemudian amati dengan perbesaran 10×10
  12. Gambar hasil pengamatan anda dan perhatikan struktur daun

Hasil pengamatan

  • Akar
  • Daun

daun

Perbedaan Akar Monokoti dan Dikotil

Akar monokotil

  • Batas ujung akar dan kaliptra jelas
  • Perisikel terdiri dari beberapa lapis sel
  • Punya empulur yang luas sebagai pusat akar
  • Tidak ada kambiumnya
  • Jumlah lengan protoxilem banyak (lebih dari 12)
  • Letak xilem dan floem berselang-seling

Akar dikotil

  • Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas
  • Perisikel terdiri dari 1 lapis sel
  • Tidak punya empulur / empulurnya sempit
  • Mempunyai cambium
  • Jumlah lengan xilem antara 2-6
  • Letak xilem di dalam dan floem di luar (dengan kambium sebagai pembatas)

Perbedaan Batang Monokotil dan Dikotil

Batang monokotil

       Tidak bercabang-cabang, pembuluh angkut (xilem-floem) tersebar, tidak punya jari-jari empulur, tidak ada kambium vaskular sehingga tidak dapat membesar, empulur tidak dapat dibedakan di daerah korteks.

       Pada batang Monokotil, epidermis terdiri dari satu lapis sel, batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar, dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. Meskipun demikian, ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder, misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp)

Batang dikotil

       Bercabang-cabang, pembuluh angkut teratur, punya jari-jari empulur, mempunyai kambium vaskular sehingga dapat membesar, dapat dibedakan antara daerah korteks dan empulur, ada kambium di antara xilem dan floem.

Struktur Anatomi Batang

       Secara umum batang tersusun atas epidermis yang berkutikula dan kadang terdapat stomata, sistem jaringan dasar berupa korteks dan empulur, dan sistem berkas pembuluh yang terdiri atas xilem dan floem. Xilem dan floem tersusun berbeda pada kedua kelas tumbuhan tersebut. Xilem dan floem tersusun melingkar pada tumbuhan dikotil dan tersebar pada tumbuhan monokotil

6.Kesimpulan

       Berdasarkan hasil pengamatan kami mengenai struktur anatomi daun , batang , dan
akar tanaman monokotil dan tanaman dikotil kami dapat menyimpulkan bahwa struktur
anatomi daun , batang , dan akar tanaman monokotil dan tanaman dikotil memiliki
perbedaan. perbedaannya yaitu pada letak jaringan pengangkut xylem dan jaringan
pengangkut floem. selain itu pada tanaman dikotil mempunyai cambium yang menyebabkan
batang tanaman dikotil dapat membesar, sedangkan pada tanaman monokotil tidak
mempunyai kambium.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s